Contoh Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Contoh Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Read More

Amongguru.com. Berikut ini adalah contoh Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila diperlukan untuk melakukan asesmen pelaksanaan projek, baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun hasil (tindak lanjut).

Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dapat berbentuk asesmen diagnostik, asemen formatif, dan asesmen sumatif.

Asesmen diagnostik dilakukan pada awal perencanaan projek (identifikasi kesiapan satuan pendidikan), jika membuat sendiri modul projek.

Asesmen diagnostik juga dapat dilakukan saat penentuan dimensi, elemen, dan sub-elemen, apabila menggunakan modul projek sudah ada

Asesmen formatif dilakukan secara berkala dan berkelanjutan selama pelaksanaan projek Sedangkan asesmen Sumatif biasanya dilakukan pada akhir projek.

Asesmen sumatif dapat dilakukan di akhir tahap kegiatan jika diperlukan (terutama di projek dengan jangka waktu yang panjang).

Ketiga asesmen tersebut dapat dibuat dalam bentuk rubrik. Rubrik adalah salah satu alat asesmen yang sering dipakai untuk pembelajaran kolaboratif seperti projek.

Rubrik dapat digunakan oleh pendidik dan peserta didik untuk melakukan evaluasi kualitas performa peserta didik secara konsisten, membangun, dan objektif.

Manfaat Rubrik

1. Bagi pendidik

Rubrik yang efektif dapat mengurangi waktu yang dihabiskan pendidik untuk menilai karena sudah ada deskripsi jelas yang menjadi acuan pendidik.

Deskripsi ini memastikan konsistensi dan objektivitas dalam menilai sehingga dapat mengurangi ketidakpastian dan keluhan tentang nilai.

2. Bagi peserta didik

Rubrik yang efektif dapat memberikan peserta didik pemahaman yang jelas mengenai ekspektasi suatu tugas dan keterkaitan tugas dengan tujuan projek.

Oleh karena itu, peserta didik dapat berlatih mengevaluasi pekerjaan mereka sendiri menggunakan rubrik yang ada. Rubrik juga bisa dipakai sebagai acuan pemberian umpan balik.

Membuat Rubrik yang Efektif Untuk Projek

Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat rubrik asesmen secar efektif untuk projek..

1. Jumlah kriteria dan tingkatan kualitas performa

Jumlah kriteria dan kualitas tingkatan performa, yaitu 3 – 5 tingkatan kualitas performa dan lebih dari 2 kriteria performa.

2. Deskripsi yang jelas dan dapat dibedakan antar tingkatan.

Rubrik memiliki kriteria dan deskripsi terperinci akan kualitas performa sesuai dengan tingkatannya, hal yang membuat peserta didik memenuhi kriteria, misalnya “mulai berkembang”, “sudah berkembang”, “mahir”, “sangat mahir”.

3. Deskripsi yang mudah untuk diobservasi.

Rubrik dibuat untuk mempermudah penilaian dan menjaga penilaian tetap objektif. Oleh karena itu, penjelasan kriteria tidaklah lagi bersifat analitis tetapi deskriptif yang bisa dengan mudah dinilai dari observasi.

4. Dokumen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Di dalam mengembangkan rubrik untuk projek, pendidik dapat mengacu kepada naskah akademik Profil Pelajar Pancasila untuk melihat sub-elemen profil yang bisa dikembangkan melalui projek.

Rincian alur perkembangan sub-dimensi dari fase A hingga fase E dapat dipakai sebagai acuan apakah anak sudah mengembangkan keterampilan di sub-elemen tertentu sesuai fasenya.

5. Tipe aktivitas

Selain memperhatikan elemen dan sub-elemen projek, pembuatan rubrik juga harus memperhatikan tipe aktivitas dan ketrampilan yang bisa dikembangkan dari aktivitas tersebut.

Misalnya, rubrik untuk poster akan berbeda dengan rubrik menulis esai argumentatif karena mengasah keterampilan yang berbeda.

6. Libatkan peserta didik dalam merancang rubrik

Ketika peserta didik berkontribusi membuat kriteria penilaian dengan cara yang bermakna, pembelajaran menjadi semakin efektif karena peserta didik cenderung melihat penilaian sebagai peluang untuk umpan balik dan berkembang karena mereka memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang tujuan kegiatan projek mereka.

Contoh Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Setidaknya terdapat tiga komponen projek yang dapat dinilai dengan menggunakan rubrik projek penguatan profil pelajar Pancasila, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan ketepatan sasaran.

1. Perencanaan

a. Mulai Berkembang

Masih berupa curah pendapat dan ide-ide aksi yang belum beraturan

b. Sudah Berkembang

Perencanaan memiliki tujuan yang jelas

c. Mahir

Perencanaan yang jelas: tujuan dan  lini masa yang realistis

d. Sangat Mahir

Perencanaan yang jelas dan matang: tujuan, tahapan-tahapan penting (milestones) serta lini masa yang realistis

2. Pelaksanaan

a. Mulai Berkembang

Peserta didik melaksanakan aktivitas-aktivitas secara sporadis

b. Sudah Berkembang

Peserta didik mengidentifikasi satu jalur untuk menjalankan  rencana. Mereka dapat melaksanakan proses runtut dan meminta bantuan pada pihak-pihak yang sesuai

c. Mahir

Peserta didik mengidentifikasi satu jalur untuk menjalankan rencana. Mereka dapat melaksanakan rencana dengan proses yang terkoordinasi

d. Sangat Mahir

Peserta didik mengidentifikasi jalur yang berbeda untuk menjalankan rencana. Mereka dapat melaksanakan rencana dengan proses yang terkoordinasi, bervariasi dan bekerja secara adaptif

3. Ketepatan sasaran

a. Mulai Berkembang

Masih dalam tahapan identifikasi faktor yang menyebabkan permasalahan dan akibat yang ditimbulkan

b. Sudah Berkembang

Solusi/aksi yang ditawarkan berupa ide yang masih di permukaan permasalahan dan/atau kurang realistis

c. Mahir

Solusi/aksi yang ditawarkan menyasar faktor-faktor yang terkait dengan permasalahan  dan memberikan dampak positif sementara

d. Sangat Mahir

Solusi/aksi yang ditawarkan menyasar  inti permasalahan, realistis dan memberikan dampak yang berkesinambungan

Contoh matriks kompetensi dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya.

Rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dijadikan sebagai tujuan projek. Di dalam perancangan rubrik utama projek, rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dimasukkan ke dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan, rumusan fase sebelumnya dimasukkan ke dalam kategori Mulai dan Sedang Berkembang, sementara rumusan fase setelahnya dimasukkan ke dalam kategori sangat berkembang.

Contoh 1

Contoh Rubrik Utama Projek Profil

Dimensi : Berkebinekaan Global (Fase C)

Contoh 2

Contoh Rubrik Utama Projek Profil

Dimensi: Bernalar Kritis (Fase D)

Sumber : Buku Panduan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Revisi 2022

Demikian contoh Rubrik Asesmen Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Semoga bermanfaat.

Adblock test (Why?)

Related posts